Kebijakan Pembangunan Desa

31 Januari 2017 19:20:23 WIB

Strategi dan Arah Kebijakan Desa.

Strategidan arah kebijakan Desa sesuai amanah Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, salah satu diantaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa, dan mencerminkan keperpihakan riil masyarakat, berdasarkan Asumsi realisasi pendapatan Desa, dengan perkiraan peningkatan berdasarkan potensi yang menjadi sumber pendapatan Asli Desa. Bagian dana perimbangan bantuan keungan dari Pemerintah Propinsi, Kabupaten, Hibah dan sumbangan pihak ketiga.

Kebijakan pengelolaan anggaran Tahun 2016 merupakan sitem pengelolaan yang baru bagi Desa, sehingga masih harus  banyak dilakukan penyesuaian- penyesuaian secara menyeluruh sampai pada teknis implementasinya.

Prioritas Desa

Prioritas program Desa merupakan program baik fisik maupun non fisik yang sepenuhnya mampu dilaksanakan oleh desa. Kemampuan tersebut diukur dari ketersediaan anggaran Desa, kewenangan desa dan secara teknis dilapangan Desa mempunyai sumberdaya.

Adapun program dan pembangunan tersebut meliputi ;

Bidang Sarana Prasarana

 

Bidang Pemerintahan

Bidang Koperasi dan Usaha Masyarakat

Pembangunan Jalan Desa

Oprasional Pemerintahan dan Lembaga desa

Pengadaan bibit unggul

Pembangunan Plengsengan (TPT)

Penyuluhan Peternakan

BIDANG PEMBANGUNAN

  1. Sarana dan Prasarana

 

Sistem Perencanaan yang terus lebih baik akan membawa dampak yang lebih baik Prioritas program pembangunan dibidang Sarana dan Prasarana di Desa Punjung tahun 2016  sangat bertumpu pada kekuatan bantuan yang diterima oleh Pemerintah desa, Adapun sarana dan Prasarana yang terealisasi antara lain :

 

  1. Kegiatan pembangunan tugu batas Rp. 12,000,000, -
  2. Kegiatan pembangunan jalan Desa Rp. 335.000.000,-
  3. Kegiatan pengadaan terop Rp. 30.000.000,-
  4. Kegiatan pembangunan,pengembangandan pemeliharaan infrastruktur\sarana prasarana fisik untuk penghidupan dan pemukiman Rp. 440.000.000,-
  5. Kegiatan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan saran dan prasarana kesehatan Rp. 30.000.000,-
  6. Kegiatan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan, sosial dan kebudayaan Rp. 97.100.000,-

Prasarana Insfratuktur Jalan antara lain Jalan Rabat Beton dan Perkerasan Jalan, tidak semua bisa terealisasi dikarenakan Tahun 2015 di usulan yang diprioritaskan pada RKPdan RPJMDes Pemerintah Desa Punjung . Pekerjaan ini dikerjakan oleh semua Masyarakat Desa Punjung secara Swadaya sampai pekerjaan mencapai 100% .Kegiatan peningkatan jalan dan saluran air juga menjadi Agenda setiap tahun meskipun tidak ada dana semua dilakukan atas dasar kesadaran masyarakat untuk bergotong royong.

Adapun permasalahan yang ada, adalah minimnya alokasi anggaran yang diberikan oleh Pemerintah. Harapan Pemerintah desa Punjung kedepan , Alokasi anggaran pembangunan yang diberikan ke Pemerintah Desa bisa tingkatkan.

  1. Pertanian dan Ketahanan Pangan

Di Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan pada tahun 2016 Pemerintah Pusat telah memberikan Program Pupuk bersubsidi .

Selama hampir satu Tahun Program berjalan hampir tidak ada permasalahan, karena kegiatan Gapoktan terus dipantau dan didampingi oleh Dinas terkait.

Dibidang Pertanian pada tahun 2016 juga Mendapat program Bantuan alat penunjang kegiatan Pertanian yang diAlokasikan di Dusun Ngunut dengan alokasi Program Traktor dan Diesel air untuk menunjang kegiatan, Berasal dari dana Daerah Kabupaten Pacitan /Dinas Ketahanan dan Tanaman Pangan.

  1. Kesehatan

Pembangunan dibidang Kesehatan untuk sarana prasarana khususnya gedung Polindes belum memadai,sehingga tidak bias menunjang   kelancaran   aktifitas bidan desa bersama kader Posyandu, untuk lebih meningkatkan pelayan kesehatan terhadap masyarakat. .seperti Balita, ibu hamil serta lansia.

  1. Kehutanan dan Perkebunan

Pada tahun 2016 Desa Punjung mendapatkan Program bantuan Hutan Rakyat terdiri dari bibit  sengon laut dan akasia Dan juga mendapatkan bibit tanaman produktif berupa Durian, Rambutan dan Klengkeng.

  1. Industri Perdagangan dan Koperasi

Koperasi di Desa Punjung masih sangat awam bagi warga masyarakat , kenyatan ini koperasi di Desa Punjung hanya berjalan pada satu kegiatan yaitu simpan pinjam,peluang disektor lain belum mampu dikembangkan.Perlu adanya pendekatan dan pemahaman kepada masyarakat  akan pentingnya Koperasi bagi Masyarakat Desa.

  1. Tugas Pembangunan Lainya

Pembangunan tidak bisa hanya melihat dari sisi fisik tetapi pembangunan sumber daya manusia lebih penting, pembangunan yang dilaksanakan oleh kader-kader pemberdayaan Desa mempuyai tugas yang sangat penting bagi kesinambungan pembangunan Desa seutuhnya.

 

BIDANG KEMASYRAKATAN

  • Pemberdayaan Masyarakat

Program dan Kegiatan : Pemberdayaan Masyarakat Desa Punjung Tahun 2016 pada umumnya masih sama dengan kegiatan tahun sebelumnya, pada awal tahun 2016 Desa Punjung menyusun Program kerja yang salah satu isinya tentang kegiatan Pemberdayaan masyarakat program ini meliputi pemberdayaan perempuan, pemberdayaan kader pembangunan, pemberdayaan keluarga dengan POSDAYA dan KRPL

Realisasi Program dan Kegiatan : Yang direncanakan Pemerintah Desa Punjung Khususnya bidangPemberdayaan masyarakat tidak semua terealisasi untuk pemberdayaan perempuan kegiatan rutin dilaksanakan oleh PKK, Dasa wisma dan Koperasi. Sedangkan Posdaya dan KRPL Program dan kegiatan secara rutin karena merupakan aktivitas masyarakat sehari-hari.

Alokasi dan Realisasi Anggaran :Untuk program dan kegiatan pemberdayaan Masyarakat Desa Punjung sudah mengadakan pelatihan kerajinan tangan berbahan baku lokal, yaitu anyaman moderen dengan mendatangkan pelatih dari Magetan. 

Jumlah SDM yang terlibat  dalam kegiatan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat relatif sedikit , Khususnya para kader pemberdayaan. Dan pada umumnya semua masyarakat terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Permasalahan dan Solusi : Permasalahan yang sering muncul adalah minimnya alokasi anggaran untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan mulai lunturnya sifat gotong royong masyarakat, solusinya diharapkan pemerintah yang diatas lebih memperhatikan dan meningkatkan alokasi anggaran bantuan maupun pelatihan.

  • Pembinaan Keagamaan

 

Program dan Kegiatan : pembinaan keagamaan tahun 2016 yaitu pembinaan remaja masjid, peningkatan kualitas Taman Pendidikan Alqur’an

Realisasi Program dan Kegiatan :  Pembinaan bidang keagamaan Tahun 2016 sama dengan tahun-tahun sebelumnya, agama merupakan kegiatan rutin masyarakat, untuk kegiatan Taman Pendidikan Alqur’an terus ada peningkatan.

Alokasi Anggaran dan Realisasi : untuk kegiatan pembinaan keagamaan tidak ada alokasi anggaran yang diberikan, semua kegiatan dilaksanakan secara swadaya.

Jumlah SDM yang terlibat : Semua Masyarakat khususnya Ta’mir dan Remaja masjid terlibat dalam kegiatan, sedangkan TPA melibatkan 8 (delapan) pengajar untuk  6 (enam) lokasi taman pendidikan Alqur’an, dan melibatkan semua anak usia Sekolah dasar dan Taman Kanak-Kanak.

Permasalahan dan Solusi : Kesadaran masyrakat Desa Punjung dan minimnya dana menjadi kendala atau permasalahan pembinaan keagamaan, untuk tahun depan alokasi anggaran menjadi hal penting dan untuk menyadarkan masyarakat akan terus diadakan pembinaan dan pelatihan yang bisa menambah pengetahuan masyarakat.

 

  • Pendidikan dan Kebudayaan

Program dan Kegiatan : Berdasarkan Program kerja Desa Punjung tahun 2016 yang direncanakan yaitu peningkatan sarana prasarana dan pembekalan ketrampilan kerja serta peningkatan mutu Pendidikan dan kebudayaan

Realisasi dan Kegiatan : Program Pendidikan dan kebudayaan Tidak semua Terealisasi.tetapi ada peningkatan sarana pendidikan dengan dibangunnya  ; Plaponisasi SD Punjung II tempat pelindung APE MI GUPPI dan MEKAR SARI II, dan juga pagar pintu masuk SD punjung I, sehingga bisa menambah semangat belajar dan aktifitas pendidikan.

Alokasi anggaran : Bidang Pendidikan  ada alokasi anggaran dari Pemerintah daerah Kabupaten.

Jumlah SDM yang terlibat : Para tokoh masyarakat.

Permasalahan dan Solusi   : Permasalahan yang sering muncul adalah keterbatasan ekonomi dan SDM Masyarakat serta alokasi anggaran yang Minim, Solusinya adanya Program atau alokasi anggaran Pemerintah yang diatas.

  • Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera

Program dan Kegiatan : Keluaga Berencana dan Keluarga Sejahtera adalah Sosialisasi Program dan Kegiatan yang dicanangkan oleh Pemerintah,  termasuk pemasyarakatan  program KB dan keluarga sehat.

Realisasi Program dan Kegiatan : sesuai rencana tahun 2016, Pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat setiap adanya Program atau Kegiatan Pemerintah baik Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Pemerintah Daerah.

Alokasi dan Realisasi Anggaran : Berasal dari Sebagian dana rutin kegiatan Lembaga PKK dan Swadaya.

Jumlah SDM yang terlibat : Semua Pengurus lembaga PKK baik PKK Dusun maupun Desa, dan Masyarakat.

Permasalahan dan Solusi : Permasalahan yang sering terjadi adalah Kurangnya kesadaran masyarakat serta kondisi Ekonomi masyarakat yang lemah.Solusinya adalah adanya kegiatan atau Program yang bisa atau mampu meningkatkan tingkat kesadaran dan Ekonomi masyarakat.

  • Pembinaan Lembaga Masyarakat Desa

Program dan Kegiatan : Program kerja Pembinaan Lembaga masyarakat Desa yaitu Sosialisasi dan Pelatihan.

Realisasi Program dan Kegiatan yaitu Pelatihan yang dilaksanakan oleh pelaku kegiatan, dan Sosialisasi yang  dilakukan kepada lembaga dan masyrakat.

Jumlah SDM yang Terlibat : Semua pengurus dan anggota lembaga masyarakat.

Permasalahan dan Solusi : Permasalahan yang sering terjadi kurang aktifnya serta kurang sadarnya tentang tupoksi dan pentingnya lembaga kemasyarakatan. Solusinya Adanya peningkatan SDM melalui pelatihan dan sosialisasi dari pemerintah yang diatas.

 

  • Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Program dan Kegiatan : Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2016 adalah Sosialisasi peningkatan peran perempuan dan sosialisasi Keberadaan LSM.

Realisasi Program dan Kegiatan : Sosialisasi kepada masyarakat pemberdayaan dan peran perempuan perlindungan Tindak kekerarasan dalam rumah tangga (KDRT ).

Alokasi dan Realisasi anggaran Anggaran : Tidak ada anggaran khusus yang diperuntukan untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Jumlah SDM yang Terlibat untuk Pemberdayaan Perempuan adalah semua pengurus PKK beserta anggota dan Semua personil  Organisasi perempuan yang ada di Desa.

Masalah dan Solusi : Masalah yang menjadi kendala kegiatan adalah alokasi anggaran dan kurang sadarnya masyarakat tentang Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Solusi Adanya alokasi anggaran, adanya Sosialisasi dan Pelatihan.

 

  • Pemuda dan Olahraga

Program dan Kegiatan : Program kerja kegiatan Karang Taruna Tahun 2016 adalah kegiatan   Turnamen Olahraga, serta kegiatan latihan Group musik.

Realisasi Program dan Kegiatan : Berjalan sesuai yang direncanakan,  kegiatan Olahraga yang diselenggarakan pada acara PPHBN,Untuk kegiatan group musik sementara diadakan di Dusun Ngampungan dan Ngunut.

Alokasi dan Realisasi Anggaran : Untuk kegiatan Karang Taruna yang lingkupnya Desa mendapat alokasi anggaran dari kegiatan Rutin lembaga Karang Taruna yang berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 7.000.000,- dipergunakan untuk seluruh kegiata Karang Taruna, serta Partisipasi dan swadaya masyarakat.

Jumlah SDM yang Terlibat : dalam kegiatan pemuda dan olahraga adalah seluruh pemuda dan pemudi yang terlibat dalam Organisasi Karang Taruna, baik Karang Taruna Dusun maupun Desa.

Permasalahan dan Solusi : Permasalahan yang sering terjadi yaitu Pengalaman atau pengetahuan pemuda tentang Organisasi serta pasifnya para pengurus baik Karang Taruna Dusun maupun Desa. Solusinya adalah Sering diadakan Pelatihan atau Sosialisasi kepemudaan dan Reorganisasi pengurus lembaga.

 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi PUNJUNG

tampilkan dalam peta lebih besar